Tenis meja adalah salah satu cabang olahraga yang dimainkan oleh dua pemain dalam kategori tunggal atau dua pasang pemain dalam kategori ganda. Permainan ini menggunakan bola kecil, bet kayu yang dilapisi karet, serta meja khusus sebagai lapangan permainan. Kecepatan dan ketepatan menjadi faktor utama dalam tenis meja, sehingga olahraga ini tidak hanya membutuhkan keterampilan fisik, tetapi juga refleks yang baik dan strategi yang matang. Popularitas tenis meja di Indonesia cukup tinggi, baik sebagai olahraga rekreasi maupun sebagai cabang olahraga yang sering dipertandingkan dalam berbagai kompetisi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap minat dan bakat siswa dalam olahraga ini, MI Muhammadiyah Kalitengah menyelenggarakan ekstrakurikuler tenis meja yang bertujuan untuk melatih teknik bermain, meningkatkan ketangkasan, serta membangun mental kompetitif yang sehat. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Sabtu, pukul 10.00 – 11.30 WIB, dan menjadi bagian dari program pengembangan diri siswa di sekolah. Para peserta akan diajarkan teknik dasar seperti servis, forehand, backhand, spin, serta smash, yang menjadi elemen penting dalam permainan tenis meja.
Ekstrakurikuler ini bersifat pilihan, sehingga siswa yang mengikuti kegiatan ini adalah mereka yang benar-benar memiliki minat dan antusiasme dalam olahraga tenis meja. Peserta terdiri dari siswa kelas 4 hingga kelas 6, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan bermain sesuai dengan tingkat keahlian masing-masing. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi siswa untuk mempersiapkan diri mengikuti berbagai kompetisi, termasuk AKSIOMA (Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah) yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) setiap tahunnya.
Melalui ekstrakurikuler ini, MI Muhammadiyah Kalitengah berharap dapat mencetak siswa yang tidak hanya mahir dalam teknik bermain tenis meja, tetapi juga memiliki kedisiplinan, daya juang, serta semangat sportivitas yang tinggi. Lebih dari sekadar kegiatan fisik, tenis meja juga melatih siswa dalam mengambil keputusan cepat, meningkatkan koordinasi tangan dan mata, serta membangun ketahanan mental saat menghadapi lawan. Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak siswa yang berprestasi di bidang olahraga, baik di tingkat sekolah maupun dalam ajang kompetisi yang lebih luas.



