AKREDITASI MI MUHAMMADIYAH KALITENGAH
Dengan penuh rasa syukur dan bangga, MI Muhammadiyah Kalitengah telah resmi meraih Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM). Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah kami telah memenuhi standar mutu pendidikan yang tinggi, berdasarkan hasil asesmen lapangan yang dilakukan oleh tim penilai profesional. Akreditasi A mencerminkan kualitas sekolah dalam berbagai aspek, termasuk kurikulum, metode pembelajaran, kompetensi tenaga pendidik, sarana dan prasarana, serta manajemen sekolah yang efektif. Pencapaian ini juga menunjukkan bahwa kami terus berupaya memberikan layanan pendidikan terbaik, yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan keterampilan siswa sesuai dengan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari kerja keras dan dedikasi seluruh guru serta tenaga kependidikan, dukungan penuh dari orang tua siswa, serta semangat belajar yang tinggi dari para peserta didik. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan sekolah hingga mencapai titik ini.
KURIKULUM MI MUHAMMADIYAH KALITENGAH
Pada tahun ajaran 2024/2025, MI Muhammadiyah Kalitengah menerapkan kombinasi Kurikulum 2013, Kurikulum Merdeka, dan Kurikulum Kepesantrenan guna meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih menyeluruh. Kelas 1, 2, 4, dan 5 telah beralih menggunakan Kurikulum Merdeka, yang menekankan pembelajaran berbasis proyek dan penguatan karakter. Sementara itu, kelas 3 dan kelas 6 masih menerapkan Kurikulum 2013, yang berorientasi pada pembelajaran tematik terpadu dan penilaian berbasis kompetensi.
Selain penerapan kurikulum nasional, sekolah juga mengintegrasikan Kurikulum Kepesantrenan, yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman agama Islam dan keterampilan berbahasa Arab. Materi kepesantrenan yang diajarkan meliputi Nahwu, yang berfokus pada tata bahasa Arab; Tahaji/Imla, untuk meningkatkan keterampilan menulis Arab; serta Qur’an Terjemah (QTR), yang membantu siswa memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an.
Struktur kurikulum ini dirancang agar siswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik tetapi juga memiliki pemahaman keislaman yang kuat. Pendekatan ini diharapkan dapat mencetak generasi yang berkarakter, berilmu, dan siap menghadapi tantangan di masa depan dengan landasan spiritual dan intelektual yang kokoh.
